Keluarga menurut bahasa sansakerta: "kulawarga"; "ras"
dan "warga" yang berarti "anggota" adalah lingkungan yang
terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. (Wikipedia)
Keluarga menurut para ahli:
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat terdiri dari
kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat
satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. (Nasrul Efendi, 1998)
Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga
adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu
mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, enak
dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan
masing-masing anggotanya.
Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria
dan wanita. Bahwa menurut beliau keluarga merupakan manifestasi daripada
dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual
suami isteri.
Dhurkeim berpendapat
bahwa keluarga adalah lembaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik,
ekonomi dan lingkungan.
Menurut Minuchin (dalam H.Sofyan S.Willis, 2008 : 50)
mengatakan bahwa keluarga adalah “Multibodied
organism” organisme yang terdiri dari banyak badan. Keluarga adalah satu
kesatuan (entity) atau organisme. Ia
bukanlah merupakan kumpulan (collection)
individu-individu. Ibarat amoeba, keluarga mempunyai komponen-komponen yang
membentuk keluarga itu. Komponen-komponen itu ialah anggota keluarga.
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung
karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka
hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam
perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu
kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara Celis). (BKKBN)
Keluarga
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dapat dibagi 2, yaitu :
batih
Arti keluarga yg hanya terdiri atas
suami, istri (suami atau istri) dan anak; keluarga inti
besar
keluarga yg tidak hanya terdiri atas suami, istri, dan anak, tetapi juga
mencakup adik, kakak ipar, keponakan, dsb
Menurut saya keluarga ialah orang yang tedekat dengan kita, memiliki
ikatan batin yang sangat kuat, orang yang paling berharga dalam hidupku, orang
yang pertama kali mengenalkan kita kepada dunia serta orang yang pertama kali
mengajarkan kita ilmu agar kita menjadi orang yang berguna. Keluarga merupakan
tempat bernaung dan berteduh, saya akan merasa terlindungi oleh keluarga dari
berbagai masalah yang mungkin tak bisa diselesaikan sendiri, maka jalan keluar
harapannya ada di keluarga.
Keluarga juga orang yang paling mengerti tentang kehidupan kita
karena jika kita dalam keadaan susah, keluargalah orang yang pertama kali
mengetahui & jika dalam keadaan senang maka keluarga juga akan ikut
merasakan kesenangan. Di dalam keluarga, kita dapat memperoleh kasih sayang, cinta, ilmu
pengetahuan, harmonis, kehangatan, tempat kita curhat dan juga kebersamaan.
Terkadang memang sangat berat jika kita jauh dari keluarga karena kita tidak
dapat merasakan suasana kebersamaan didalam keluarga. Tetapi yakinlah bahwa
keluarga itu ingin memberikan yang terbaik buat ku dan agar aku hidup sukses
kelak.
Pengalaman saya jauh dari keluarga
berawal dari masa SMA dimana saya memutuskan untuk sekolah di asrama yang
bernama SMAN TITIAN TERAS JAMBI. Saya awalnya berpikir jika saya masuk sekolah
asrama maka saya akan bisa hidup mandiri dan bisa mengerti arti hidup dan juga
buat bekal untuk kuliah yang merantau / jauh dari keluarga. Memang awalnya
sangat berat jika harus jauh dari keluarga tetapi di asrama juga kita bisa
merasakan kekeluargaan terutama punya keluarga asuh dan teman satu angkatan
karena kita 24 jam bersama-sama di dalam asrama. Teman-teman satu angkatan dan
keluarga asuhku di asrama pun bisa menjadi keluarga kedua ku meskipun takkan
bisa menggantikan keluarga ku tetapi bisa mengobati rasa rindu kepada keluarga.
Sebenarnya saya termasuk orang yang
beruntung karena masih memiliki keluarga yang lengkap dan utuh, sedangkan
banyak diluar sana yang hidup tanpa berdampingan dengan keluarganya, bahkan ada
dari mereka yang dari kecil sudah di tinggal oleh keluarganya, mereka yang
hidup tanpa keluarga belum tentu hidup bahagia seperti saya saat ini.
Dalam keluarga terdapat orangtua yang
dengan ikhlas merawat dan membesarkan saya dari kecil hingga saat ini, orang
tua saya membiayai saya sekolah agar saya bisa menjadi orang yang bermanfaat
dan menjadi orang yang sukses kelak nanti.
Ayah sebagai kepala keluarga, bekerja
dengah penuh semangat demi mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan
rumah tangga, membiyai uang sekolah adik dan aku serta melindungi keluargaku
dari segala ancaman yang bisa membahayakan keluarga. Dan ibuku ialah seseorang
manusia yang paling berharga didalam hidupku karena beliau lah orang yang
pertama kali mengenalku kepada dunia, menjaga dan merawatku walaupun aku selalu
merepotkannya, orang yang mengajarku ilmu, dan juga orang yang selalu memberi
nasihat yang berguna agar aku menjadi manusia yang berguna dan sukses kelak. Ibu
pun juga orang yang biasa menyediakan hidangan makanan untuk keluarga kami.
Suasana makan bersama keluarga itu yang membuat keluarga itu harmonis dan masakan
ibu lah yang paling di rindukan jika kita jauh dari orang tua karena menurutku
masakan ibu itu tiada duanya jika dibandikan dengan masakan restoran yang
mahal.
Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar
pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan
situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola
perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.
Macam-macam Fungsi Keluarga
Pekerjaan
– pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/
dirinci ke dalam beberapa fungsi, yaitu:
a.
Fungsi Biologis
Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orang-orang
tua bagi anak anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan
sex bagi suami isteri, pengetahuan untuk mengurus rumah tangga bagi ang isteri,
tugas dan kewajiban bagi suami, memelihara pendidikan bagi anak-anak dan
lain-lain. Setiap manusia pada hakiaktnya terdapat semacam tuntutan biologis bagi
kelangsungan hidup keturunannya, melalui perkawinan.
b.
Fungsi Pemeliharaan
Keluarga
diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dari
gangguan-gangguan.
c.
Fungsi Ekonomi
Keluarga
berusaha menyelenggarakan kebutuhan pokok manusia, yaitu:
1. Kebutuhan
makan dan minum
2. Kebutuhan
pakaian untuk menutup tubuhnya
3. Kebutuhan
tempat tinggal.
Berhubungan dengan fungsi penyelenggaraan kebutuhan pokok
ini maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras agar supaya setiap anggota
keluarga dapat cukup makan dan minum, cukup pakaian serta tempat tinggal.
d.
Fungsi Keagamaan
Keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta
mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa.
e.
Fungsi Sosial
Dengan fungsi ini kebudayaan yang diwariskan itu adalah
kebudayaan yang telah dimiliki oleh generasi tua, yaitu ayah dan ibu,
diwariskan kepada anak-anaknya dalam bentuk antara lain sopan santun, bahasa,
cara bertingkah laku, ukuran tentang baik burukna perbuatan dan lain-lain.
Dengan
fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal
selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh
masyarakat serta mempelajari peranan-perananyang diharapkan akan mereka
jalankan keak bila dewasa. Dengan demikian terjadi apa yang disebut dengan
istilah sosialisasi.
Dalam buku Ilmu
Sosial Dasar karangan Drs. Soewaryo Wangsanegara, dikatakan bahwa fungsi-fungsi
keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut:
a.
Pembentukan kepribadian;
b.
Sebagai alat reproduksi;
c.
Keluarga merupakan eksponen dari kebudayaan masyarakat
d.
Sebagai lembaga perkumpulan perekonomian.
e. Keluarga berfungsi
sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan
Begitu besarnya peran keluarga
dalam kehidupan kita ini, oleh karena bersyukurlah kalian yang masih memiliki
keluarga yang lengkap. sayangi dan bahagiakan lah orangtua kalian sebagaimana
mereka menyayangi kalian sampai akhir hayat mereka.